Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir Lepas Induk
Others

Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir Lepas Induk

Masalah anak kucing yang baru dilahirkan dan ditinggal oleh induknya sering sekali terjadi. Penyebabnya bisa berbagai macam, mulai dari induk yang stress, atau pun karena anak-anaknya sudah bau manusia. Mau tidak mau, Anda harus bantu merawat sendiri. Sebenarnya cara merawat anak kucing yang baru lahir tanpa induk tidak rumit, hanya butuh ketelatenan dan perhatian lebih.

Perawatan Anak Kucing Lepas Induk

 

Anak kucing yang tidak diurus induknya bisa berisiko mengalami kematian. Sebab nutrisi yang mereka butuhkan ada di air susu sang induk. Berikut cara dasar perawatannya.

1.     Hangatkan di Tempat yang Aman

Bawa anak-anak kucing ke tempat yang aman, tidak terlalu sering dilewati orang, dan tidak mudah didatangi hewan liar. Misalnya kandang dengan penutup, kardus ukuran besar, atau tempat sejenis lainnya. Beri alas berlapis sebelum menaruh mereka seperti kain katun dan handuk.

Lalu taruhlah lampu jenis bohlam yang mengarah kepada mereka. Gunanya untuk menghangatkan. Pastikan cahaya lampu tidak terlalu jauh, tetapi tidak terlalu dekat juga agar tidak kepanasan.

2.     Jangan Ragu Minta Bantuan Vet

Merasa bingung atau mengalami kesulitan seperti tali pusar yang masih menempel, bayi tidak bisa bergerak, atau merasa ada yang tidak normal, segera bawa ke dokter hewan. Anak kucing baru lahir berisiko mati bila kondisinya kurang baik. Tali pusar ini bisa pula Anda potong sendiri dengan hati-hati.

Tali pusar kucing sendiri akan otomatis putus setelah 8-9 hari dia dilahirkan. Tetapi biasanya sang induk yang membantu melepas dan memakannya. Karena lepas induk, Anda bisa ikut membantu bila tali tersebut belum juga putus.

3.     Beri Susu Setiap Dua Jam Sekali

Selanjutnya dalam cara merawat anak kucing yang baru lahir dengan rutin memberi mereka susu khusus kucing setiap 2 jam sekali. Nutrisi yang dibutuhkan anak kucing ada di air susu induk.

Pada kasus ini, serupa dengan manusia, Anda bisa memberi asupan nutrisi menggunakan susu kucing (non-laktosa) untuk memenuhinya. Anak kucing mudah sekali lapar, sehingga disarankan melakukan secara terjadwal. Bisa menggunakan dot kucing, pipet, atau pun suntikan tanpa jarum.

4.     Rutin Cek Kondisinya

Cara terakhir, pastikan Anda rajin cek kondisi mereka dan memperhatikan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan kucing sangat cepat, jadi dalam 3-4 minggu saja mereka sudah bisa berjalan-jalan. Ketika mereka sudah cukup aktif dan bisa berjalan, lebih baik pindahkan ke kandang tertutup. Latih pula mereka membuang kotoran di pasir.

Jangan lupa selalu bersihkan area tempat tinggal mereka. Cara merawat anak kucing yang baru lahir agar selalu terjaga kebersihannya, bisa gunakan underpad yang banyak dijual di pet shop dan rutin menggantinya minimal 1-2x setiap hari.

Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.